wui.......tMan2.......

kLo Liat bLog Q ,,,,kSh coMMent y...

Rabu, 27 Mei 2009

'''''JENIS-JENIS DATA'''''

Secara umum jenis-jenis data dapat dikelompokkan atas 2 bagian, yaitu :

1. Jenis data primitif, terdiri atas :

a. Integer

b. Real

c. Boolean

d. Karakter

2. Jenis data campuran, yaitu : "String".

n INTEGER

Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :

( ....., -(n+1), -n, ....., -2, -1, 0, 1, 2, ....., n, n+1, ..... )

Operasi-operasi dasar yang ada dalam integer antara lain :

Ÿ Penjumlahan

Ÿ Pengurangan

Ÿ Perkalian

Ÿ Pembagian

Ÿ Perpangkatan, dsb

Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai : "binary operator". Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai "unary operator". Contoh dari unary operator adalah operator negasi. Operator ini berfungsi untuk mengubah tanda suatu operand.

n REAL

Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Disini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu : mantissa (pecahan) & eksponen.

Contoh :

Di dalam sistim desimal, 123000 = 0.123 * 106.

Di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.

Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE

n BOOLEAN

Jenis data ini disebut juga jenis data "logical". Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai salah satu dari "true" atau "false". Operator-operator yang dikenal pada jenis data ini terdiri atas:

A. Operator Logika, yaitu : NOT, AND dan OR.

Ÿ Operator OR akan menghasilkan nilai "true", jika salah satu atau kedua operand bernilai "true".

Ÿ Operator AND akan menghasilkan nilai "true", jika kedua operand bernilai "true".

Ÿ Sedangkan operator NOT akan menghasilkan nilai "true", jika operand bernilai "false", dan sebaliknya.

Ÿ Operator NOT merupakan "precedence" dari operator AND dan OR.

Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus dievaluasi sebelum operator AND dan OR.

B. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =.

n KARAKTER & STRING

Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan simbol-simbol khusus. Sedangkan jenis data string merupakan jenis data campuran, karena elemen-elemennya dibentuk dari karakter-karakter di atas. Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut sebagai alphabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda "aphosthrope".

Contoh :

Misal, diberikan himpunan alphabet A = { C, D, 1 }.

String-string yang dapat dibentuk dari alphabet di atas antara lain adalah :

'CD1', 'CDD', 'DDC', 'CDC1', ...dsb, termasuk "null string" atau "empty string".

Himpunan yang anggotanya adalah semua string yang dapat dibentuk dari suatu himpunan alphabet disebut sebagai "vocabulary". Suatu vocabulary V yang dihasilkan dari himpunan alphabet A dinotasikan dengan VA atau A*.

Jika suatu string dibentuk dari alphabet { 0, 1 }, maka string yang terbentuk disebut dengan "Bit String".

Secara umum, suatu string S yang dibentuk dari himpunan alphabet A, dituliskan :

S = 'a1a2 ..... aN'

di mana setiap karakter ai anggota A untuk, 1 £ i £ N.

Dalam suatu string terdapat 3 operasi utama, yaitu :

1. Length

2. Concatenation

3. Substring


m LENGTH

Nilai dari operasi ini adalah suatu integer yang menunjukkan panjang dari suatu string.

Contoh :

A. Jika diberikan string S = 'a1a2 ..... aN'.

Maka LENGTH(S) = N.

B. Jika diberikan string S = 'ABCD13AB', maka LENGTH(S) = 8.

m CONCATENATION

Operasi ini bekerja terhadap dua string dan hasilnya merupakan resultan dari kedua string tersebut. Operasi ini hampir sama dengan operasi gabungan. Jika S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string, maka bentuk operasi concatenation dinotasikan dengna : CONCAT(S1,S2).

Contoh :

Misal S1 = 'a1a2 ..... aN' dan S2 = 'b1b2 ..... bM'

Maka CONCAT(S1,S2) = ' a1a2 ..... aNb1b2 ..... bM'

Panjang dari string yang baru (resultan) merupakan jumlah panjang dari masing-masing string atau :

LENGTH(CONCAT(S1,S2)) = LENGTH(S1) + LENGTH(S2)

m SUBSTRING

Operasi ini adalah operasi membentuk string baru, yang merupakan bagian dari string yang diketahui. Notasi adalah :

SUBSTR(S,i,j)

di mana : S = string yang diketahui.

i dan j adalah integer

i = posisi awal substring, 0 £ i £ LENGTH(S)

j = banyak karakter yang diambil, 0 £ j £ LENGTH(S) dan 0 £ i+j-1£ LENGTH(S)

Contoh :

Diberikan S = 'a1a2 ..... aN' ; i = 2 ; j = 4.

Maka SUBSTR(S,i,j) = SUBSTR(S,2,4) = 'a2a3a4a5'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar